Sudah 5 Lembaga Survei yang Memenangkan Agus
Calon Gubernur DKI, Agus Harimurti
Yudhoyono mengungguli tingkat elektabilitas dua pasangan calon Gubernur
dan Wakil Gubernur DKI lain di Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017, Basuki
Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat dan Anies
Baswedan-Sandiaga Uno, berdasarkan hasil survei dari lima lembaga.
Kelima lembaga itu yakni, Lingkaran Survei Indonesia, Poltracking, Charta Politika, Indikator dan Litbang Kompas.
Kelima lembaga melakukan survei pada November dan Desember 2016, dua atau tiga bulan sebelum pemungutan suara Pilkada digelar pada 15 Februari 2017.
Berdasarkan data yang dihimpun, Kamis, 22 Desember 2016, secara berturut-turut, proyeksi elektabilitas Agus-Sylvi berdasarkan hasil survei lima lembaga adalah 33,6 persen, 27,92 persen, 29,5 persen, 30,4 persen, dan 37,1 persen. Sementara, Ahok-Djarot adalah 27,1 persen, 22 persen, 28,9 persen, 26,2 persen, dan 33 persen.
Anies-Sandi ada di posisi buncit dengan proyeksi elektabilitas 23,6 persen, 20,42 persen, 26,7 persen, 24,5 persen, dan 19,5 persen.
Kelima lembaga juga mencatat masih ada 15,7 persen, 29,66 persen, 14,9 persen, 18,9 persen, dan 10,4 persen dari responden mereka yang memberikan jawaban tidak tahu atau belum menentukan pilihan.
Jumlah responden kelima survei masing-masing yaitu, 440 orang (Lingkaran Survei Indonesia), 1.200 orang (Poltracking), 733 orang (Charta Politika), 798 orang (Indikator), dan 800 orang (Litbang Kompas).
Bila dihitung secara rata-rata, Agus-Sylvi unggul dengan proyeksi elektabilitas 30,84 persen. Ahok – Djarot, ada di posisi kedua dengan 28,17 persen. Anies-Sandi ada di posisi ketiga dengan 23,10 persen. Jumlah responden yang belum menentukan pilihan adalah 17,89 persen. (RMN)
Kelima lembaga itu yakni, Lingkaran Survei Indonesia, Poltracking, Charta Politika, Indikator dan Litbang Kompas.
Kelima lembaga melakukan survei pada November dan Desember 2016, dua atau tiga bulan sebelum pemungutan suara Pilkada digelar pada 15 Februari 2017.
Berdasarkan data yang dihimpun, Kamis, 22 Desember 2016, secara berturut-turut, proyeksi elektabilitas Agus-Sylvi berdasarkan hasil survei lima lembaga adalah 33,6 persen, 27,92 persen, 29,5 persen, 30,4 persen, dan 37,1 persen. Sementara, Ahok-Djarot adalah 27,1 persen, 22 persen, 28,9 persen, 26,2 persen, dan 33 persen.
Anies-Sandi ada di posisi buncit dengan proyeksi elektabilitas 23,6 persen, 20,42 persen, 26,7 persen, 24,5 persen, dan 19,5 persen.
Kelima lembaga juga mencatat masih ada 15,7 persen, 29,66 persen, 14,9 persen, 18,9 persen, dan 10,4 persen dari responden mereka yang memberikan jawaban tidak tahu atau belum menentukan pilihan.
Jumlah responden kelima survei masing-masing yaitu, 440 orang (Lingkaran Survei Indonesia), 1.200 orang (Poltracking), 733 orang (Charta Politika), 798 orang (Indikator), dan 800 orang (Litbang Kompas).
Bila dihitung secara rata-rata, Agus-Sylvi unggul dengan proyeksi elektabilitas 30,84 persen. Ahok – Djarot, ada di posisi kedua dengan 28,17 persen. Anies-Sandi ada di posisi ketiga dengan 23,10 persen. Jumlah responden yang belum menentukan pilihan adalah 17,89 persen. (RMN)